Ini Dia Tips Memilih Rumah Kontrakan Murah Untuk Pengantin Baru

Pengantin baru memang memulai hidup yang serba baru, ya. Tidak terkecuali dengan tempat tinggal. Pasangan pengantin biasanya ingin belajar mandiri dan memisahkan diri dari orangtua maupun mertua. Zaman serba mudah begini memang tidak mengharuskan punya rumah dulu baru bisa mandiri.

Ini Dia Tips Memilih Rumah Kontrakan Murah Untuk Pengantin Baru

Rumah kontrakan murah pun bisa lho, dijadikan alternatif pilihan tempat tinggal bagi Anda dan pasangan. Namun, tentu Anda tidak boleh sembarangan memilih rumah kontrakan, ya. Meski murah, tapi alangkah baiknya jika Anda juga memperhatikan aspek lain seperti lingkungan dan sebagainya. Karena, rumah kontrakan inilah yang akhirnya akan Anda tinggali sehari-hari. Jadi, selain murah pastikan juga rumah tersebut nyaman.

Nah, berikut tips memilih rumah kontrakan yang murah sebelum Anda dan pasangan memutuskan untuk menempatinya. Simak ulasan berikut sampai selesai, ya!

Perhatikan Betul Lokasinya
Pertama kali yang harus dipikirkan saat mencari rumah kontrakan adalah lokasinya. Ini merupakan salah satu hal yang penting terutama jika Anda dan pasangan sama-sama bekerja. Pilihlah lokasi rumah yang berada di tengah-tengah. Artinya, lokasi ini seimbang jauhnya dari tempat kerja Anda maupun tempat kerja pasangan. Jangan sampai memberatkan salah satunya. Jika ada, pilih yang dekat antara tempat kerja Anda dan pasangan dengan lokasi rumah.

Hal ini akan banyak membantu Anda, lho! Terutama dalam hal menghemat uang transport. Jika Anda bisa menemukan rumah kontrakan murah yang dekat dengan tempat kerja, otomatis biaya transportasi akan terpangkas, bukan? Kemudian, waktu Anda dan pasangan untuk bersama di rumah juga akan lebih banyak.

Perhatikan Keamanan Lingkungannya
Hal kedua yang patut menjadi pertimbangan setelah lokasi adalah keamanan lingkungan sekitar. Ini sangat penting ya, jangan sampai Anda dan pasangan abai menanyakan hal ini. Bila ada, carilah rumah kontrakan yang memang ada penjaganya seperti satpam. Rumah kontrakan ini biasanya ada di area perumahan yang akan dikontrakkan.

Jangan ragu juga untuk bertanya pada pemilik rumah tentang kemanan di lingkungan tersebut. Seperti apakah masyarakatnya tertib, pernah ada musibah atau bencana atau bahkan pencurian, dan sebagainya. Tanyakan juga pada tetangga sekitar untuk semakin memantapkan Anda.

Keamanan suatu lingkungan tentunya akan membuat Anda semakin nyaman menempati rumah kontrakan murah tersebut. Jangan sampai setelah pindah baru Anda tahu bahwa lingkungan itu rawan kriminalitas. Jika kelak Anda dan pasangan punya anak pun, lingkungan kontrakan yang aman akan membuat Anda lega. Benar, bukan?

Tentukan Jangka Waktu Mengontrak
Untuk pasangan pengantin baru seperti Anda, jangka waktu mengontrak juga patut dipertimbangkan. Usahakan Anda memilih jangka waktu yang sebentar saja, misalkan enam bulan atau satu tahun. Hal ini penting karena ini merupakan lingkungan dan tempat baru bagi Anda dan pasangan. Anda tentunya butuh masa percobaan lebih dulu untuk bisa tahu pada akhirnya cocok atau tidak tinggal di rumah dan lingkungan tersebut.

Dengan masa kontrak yang singkat, jika Anda ternyata tidak cocok, maka Anda bisa mencari rumah kontrakan murah lain secepatnya dan pindah. Sebaliknya, jika merasa cocok maka Anda bisa memperpanjang masa kontrak jika pemiliknya mengizinkan.

Akan berbeda jika Anda sudah terlanjur mengambil rumah kontrakan dengan jangka waktu yang lama, 2 tahun misalnya. Jika ternyata Anda merasa tidak cocok, akhirnya Anda akan terpaksa tinggal di sana, bukan? Karena tentu sayang jika uang sewa yang sudah dibayar penuh 2 tahun akan hilang begitu saja.

Tidak Perlu Rumah yang Terlalu Besar
Jika memang tujuan mengontrak rumah hanya untuk ditempati Anda dan pasangan, maka pilihlah rumah yang secukupnya saja. Artinya, tidak perlu rumah yang terlalu besar. Jika untuk berdua, rumah dengan dua kamar saja sudah cukup, bukan? Selain biaya kontraknya lebih murah, Anda juga tidak terlalu capai mengurus dan merawat rumah tersebut karena ukurannya sedang.

Kecuali jika Anda dan pasangan sudah punya banyak perabot atau kendaraan yang memerlukan ruangan luas. Tentu ini akan menjadi pengecualian tersendiri, ya. Intinya, sesuaikan saja dengan kebutuhan Anda dan pasangan.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment