5 Jenis Ramen Halal yang Wajib Anda Coba Saat Liburan di Jepang


Mendengar kata ramen, maka yang terpikirkan adalah Jepang. Meski memiliki arti mie, ramen Jepang terdiri dari beberapa jenis. Mungkin seperti mie ayam, mie koclok, dan kwetiaw di Indonesia. Jika Anda ingin merasakan langsung ramen di negeri asalnya, KTA bunga rendah bisa Anda manfaatkan, terutama untuk mencoba 5 jenis ramen halal berikut.


1.  Ramen Udon
Penampakan jenis mie yang disebut udon ini mirip mie gepeng karena ketebalannya yang di atas standar. Ciri khas lainnya dari udon adalah rasa ikannya yang kuat. Jadi, sangat cocok untuk Anda yang penyuka mie sekaligus makanan laut.

Udon biasa disajikan bersama tempura, yaitu udang atau sayuran yang digoreng dalam balutan tepung. Udon halal bisa Anda temukan di Sanuki Udon yang terletak di Terminal 1 Kansai Airport. Bujet untuk 1 porsi mie udon di sini hanya ¥450-760 atau sekitar Rp45 ribu-Rp760 ribu.

2. Ramen Matsuri
Jenis ramen yang disebut Matsuri ini bisa Anda temukan di Osaka yang memiliki aneka spot menarik untuk dikunjungi saat musim gugur. Meski halal, rasa khas Jepang-nya masih terasa karena tempat makan mie di Osaka ini menggunakan jasa koki berkewarganegaraan Jepang asli. Tidak heran jika ramen Matsuri sangat disukai pengunjung, baik Muslim maupun bukan.

Seperti kebanyakan tempat makan di Indonesia, tempat makan di Jepang ini juga menawarkan 2 jenis tempat duduk, yaitu di set meja dan kursi serta lesehan. Cocok untuk Anda kunjungi bersama keluarga.

Apalagi sepulang dari Universal Studio Japan karena lokasinya memang tidak terlalu jauh dari sana. Selain ramen, Anda bisa memanfaatkan KTA bunga rendah untuk berbagai keperluan selama di Jepang, termasuk untuk mengunjungi Universal Studio Japan ini.

3. Ramen Soba
Ramen soba juga wajib Anda coba sebagai penggila olahan mie. Menu makan halal yang satu ini terletak di Kedai Saojibo Soba, Kansai. Salah satu hal unik dari penyajian mie ini adalah 1 porsinya yang luar biasa banyak sehingga bisa mengenyangkan 2-3 orang yang kelaparan.

Harga per porsi ramen soba di sini adalah ¥590-1.500. Harga variatif ini belaku untuk menunya yang juga tidak kalah variatif. Cara mengakses Saojibo Soba sangatlah mudah. Anda hanya perlu mendatangi Terminal 1 Kansai Airport di lantai 3.

4. Ramen Miso
Anda bisa mencoba ramen ini saat berkunjung ke ‘mantan’ ibukota Jepang, yaitu Kyoto. Nama kedainya yaitu Ramen Gion Naritaya. Meski terbilang baru karena belum genap 3 tahun berdiri, tempat makan ini cukup cozy dan homie dengan interiornya yang didominasi gaya vintage atau warna coklat kayu.

Anda bisa pilih duduk di kursi atau lesehan dan menikmati ramen halal bermodalkan KTA bunga rendah di sini. Sebagian besar wisatawan Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam yang sudah lama menetap di Jepang, tepatnya Kyoto, pasti tahu tempat makan ini. Terutama karena miso ramen-nya yang memang sangat menggugah selera meski dari aromanya saja.

5. Ramen Asli
Ramen halal kali ini memang menggunakan bumbu warisan nenek moyang masyarakat Jepang sehingga disebut ramen asli. Anda bisa mencoba mie halal khas Jepang ini di ibukota Jepang, Tokyo, tepatnya di Naritaya Halal Ramen. Ada beragam menu ramen halal yang ditawarkan di sini, contohnya jenis-jenis ramen sebelumnya.

Hampir semua masyarakat Indonesia yang telah liburan murah ke Jepang berbekal tabungan maupun KTA bunga rendah, pasti tahu tempat makan halal ini. Hal ini dikarenakan bukan hanya ramen aslinya yang menggoyang lidah, tapi beef bowl rice dan menu lainnya juga. Harga menu makanan halal di tempat makan yang lokasinya dekat mushola ini.

Sebagai salah satu negara maju, Jepang termasuk negara yang masih memegang teguh adat istiadatnya. Meski terbuka dengan budaya luar, kebudayaannya tetap dijaga. Jadi, saat Anda berwisata kuliner di Jepang dengan modal KTA bunga rendah produk Tunaiku, jangan lupa untuk menjaga tata karma dan sopan santun yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment