Bila Menemukan 5 Kondisi Ini, Kompresor Kulkas Anda Sudah Butuh Service

Kulkas atau lemari es Anda baik-baik saja? Tetap menyala ketika dicolokkan ke listrik dan sebagainya. Namun, belum tentu normal, loh. Nah, apabila sudah tidak normal namun tetap dibiarkan, hasilnya kulkas Anda sudah tidak bisa diperbaiki lagi.

Salah satu komponen yang terpenting di kulkas adalah kompresornya. Bagian ini yang paling sering rusak. Bila kompresor rusak, maka kulkas Anda sudah mesti diganti yang baru, atau setidaknya diganti kompresornya.

Sebelumnya, sedikit penjelasan tentang apa itu kompresor. Kompresor adalah komponen utama di dalam satu kulkas, atau AC. Proses pendinginan baik di kulkas maupun AC, semuanya terjadi di kompresor. Jadinya, apabila mesin yang satu ini rusak, maka akan rusak juga kulkas atau AC tersebut.

Nah, kerusakan kompresor bisa dideteksi secara dini, loh.



Sekarang, apa pertanda bahwa kompresor di kulkas Anda sudah mulai tidak normal. Kenali gejalanya, lewat ulasan berikut ini.

1. Muncul suara keras dari kompresor
Kulkas Anda terlihat normal, isinya tetap dingin, tapi kompresornya mulai mengeluarkan suara yang berisik dan keras? Hati-hati, berarti tinggal menunggu hari saja, kulkas Anda akan segera rusak bahkan mati total.

Kompresor bisa disebut sebagai inti dari kulkas. Suara yang keras dan berisik tersebut bisa disebabkan karena ada bagian dalam dari kompresor tersebut yang sudah aus. Biasanya, penyebabnya karena usia dari kulkas Anda yang sudah cukup tua.

2. Kompresor hanya bersuara tak menyala
Ini kebalikannya, bila tadi kompresor menyala namun menghasilkan suara yang keras dan berisik, maka kali ini justru kompresornya hanya bersuara dengung saja. Tapi, kompresonya tidak menyala normal.

Kalau keadaan seperti ini, biasanya kompresornya terpengaruh oleh aliran listrik. Misalnya, aliran atau tegangan listrik di rumah Anda tidak normal, kadang tinggi kadang rendah, maka kompesor bisa terkena masalah seperti ini. Bila keadaan tersebut terus bertahan, maka dalam waktu yang tidak lama, kompresor Anda akan segera rusak.

3. Kompresor mati 
Setelah dicolokkan ke listrik, justru kompresor di kulkas Anda tidak mau hidup. Tapi, jangan buru-buru langsung ganti kompresor, yah. Siapa tahu, ada kabelnya yang rusak, atau malah putus.
Bagian lain yang bisa saja putus atau rusak antara lain relay PTC (overload) dan kabel lainnya. Bisa jadi karena digigit tikus, atau korslet. Tes dengan tegangan listrik ke kompresor, apabila menyala berarti masalahnya terletak pada kabel. Apabila tidak menyala, berarti masalahnya justru terletak pada kompresor.

4. Kulkas kurang dingin
Bisa jadi, masalah-masalah yang disebutkan di atas tidak ditemukan. Kompresor seperti hidup normal, sehingga kulkasnya juga hidup normal. Tapi, kenapa kulkasnya tidak dingin?

Sebenarnya, tidak hanya kompresor saja yang menyebabkan kulkas tersebut tidak dingin. Namun, untuk pertama kali, Anda musti melakukan pengecekan pada kompresornya. Karena, kemungkinan terbesar kerusakan terjadi pada kompresor.

5. Cek ampere di kompresor
Apabila masalah-masalah yang disebut di atas tidak ditemukan, masih ada satu bagian lagi untuk memastikan bahwa kompresor tersebut memang benar-benar normal. Caranya, cek ampere kompresor tesebut.

Ada batas maksimal dan batas normal dari ampere. Bila amperenya melebihi batas, maka segera lakukan pemeriksaan pada kompresor. Tekanan pada ampere disebabkan oleh tekanan gas freon. Nah, bila gas freon tersebut tekanannya bermasalah, maka akan berkaitan dengan kenaikan ampere di kulkas.

Demikian ulasan tentang kerusakan pada kompresor. Ingat, bila Anda telah menemukan masalah tersebut, maka segera lakukan service kulkas agar dapat segera ditanggulangi, sebelum terlambat.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment